Selasa, 08 Juli 2014

Rumus membuat Transformato (Trafo) Sederhana



Rumus Pembuatan Transformator Sederhana
Transformator banyak digunakan sebagai komponen transfer daya, Untuk menaikkan atau menurunkan tegangan sesuai dengan yang diperlukan. Untuk membuat transformator ukuran kecil (sederhana) maka ada beberapa rumus yang harus diperhitungkan yaitu:

Minggu, 15 Juni 2014

Merancang dan Membuat Lampu Flip-Flop dengan Banyak Lampu

Lampu Flip-Flop atau kelap-kelip banyak digunakan orang untuk memeriahkan suasana, Seperti pada penjualan pulsa, toko, tempat-tempat hiburan, pasar malam dan lain sebagainya. Banyak dibuat orang berbagai model untuk membuat lampu-lampu tersebut. Yang sering jadi pertanyaan adalah bagaimana caranya merancang banyak lampu untuk dapat kelap-kelip secara bergantian.

Pada dasarnya rangkaian untuk membuat lampu LED menyala kelap-kelip dengan jumlah yang banyak adalah mirip atau sama dengan rangkaian Flip-Flop untuk sedikit lampu, hanya saja ukuran komponen-komponennya saja yang dibedakan. Sebagai Contoh, rangkaian yang biasa digunakan untuk membuat flip-flop adalah sebagai berikut:


Maka untuk membuat flip-flop dengan banyak lampu nilai R1 dan R2 nya harus diubah/disesuiakan dengan jumlah lampunya. Untuk mengatasi hal ini saya menggunakan Trimpot yang diserikan dengan R1 dan R2 sehingga rangkaian diatas menjadi seperti berikut:

Sabtu, 14 Juni 2014

Cara mudah menentukan tingkatan (level) air di dalam tandon air

Biasanya tandon air selalu diletakkan di ketinggian, dan dalam pengisiannya atau penentuan jumlah air di dalam tandon selalu menggunakan perasaan, kalau sudah meluber berarti penuh dan bila alirannya sudah kecil berarti airnya perlu diisi lagi. Tetapi bagi yang mau kreatif ada cara paling gampang menentukan berapa level air di dalam tandon. Saya sudah mencobanya dan sangat bermanfaat sekali apalagi kami selalu ngantri dalam mengisi air dengan 14 rumah lainnya, apabila sudah setengah maka kami mulai nyusun nomor antrian jadinya gak sampe kehabisan air.

Cara pertama yang saya lakukan adalah dengan memasang slang transparan disamping tandon air, cara ini ternyata ada kelemahannya, untuk awal-awal memang bisa melihat berapa level air di dalam tandon, tetapi lama-kelamaan slangnya lumutan dan airnya tak tampak lagi.

Cara kedua dan masih efektif sampe sekarang (sudah 2 tahun) gak pernah bermasalah atau rusak yaitu dengan menggantungkan sebuah botol minuman ukuran sedang di luar tandon dan minuman berukuran besar di dalam tandon, botol minumannya diisi air biar agak berat dikira-kira aja berapa airnya. Jadi jika air penuh maka botol minuman yang menjadi indikator ini turun dan jika air kosong naik, tinggal di letakkan di dekat tiang dan diberi label dimana FULL dimana Kosong. Lihat gambar berikut:

Gambar 1
Botol minuman ukuran besar berisi air terapung di dalam air



Gambar 2
Pengubung level air di dalam tandon ke indikator di rumah

Gambar 3
Indikator level air yang diletakkan di dalam rumah 
(terlihat air di tandon penuh karena botol minumannya dibawah/turun)